Advertisement

Sempat Ada yang positif, Ini Alasan Satria Muda Diperbolehkan Bertanding

Jumali
Selasa, 01 Februari 2022 - 02:47 WIB
Jumali
Sempat Ada yang positif, Ini Alasan Satria Muda Diperbolehkan Bertanding Logo IBL - Iblindonesia.com

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Satria Muda Pertamina Jakarta akhirnya menjalani laga perdana seri kedua IBL Tokopedia 2022 melawan Amartha Hangtuah , Senin (31/1/2022). Hal ini dilakukan setelah 23 dari 25 personel mendapatkan hasil tes negatif Covid-19 dari dua kali tes ulang screening.

"Prosedur protokol kesehatan kita bila sudah dua kali dilakukan proses retest PCR tes negatif maka dapat melakukan aktivitas dengan assesment monitor setiap hari dan tes usap sebelum latihan dan game dimulai." kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.

Sebelumnya, laga Satria Muda melawan Evos Thunder Bogor harus ditunda setelah satu pemain Satria Muda, M. Arief Setiawan terkonfirmasi positif Covid-19.

Tim Satria Muda sudah mendapatkan clearance masuk gelembung setelah lolos dari dua kali tes PCR, namun saat usai latihan perdana pagi hari, Arief mengeluh demam dan diketahui positif setelah dilakukan tes PCR lagi.

Saat dilakukan tes ulang kepada seluruh personil tim Satria Muda kemudian didapatkan hasil tes positif untuk Sandy Ibrahim Azis, rekan sekamar Arief.

"Sandy Ibrahim sudah dipisahkan dengan personil lain begitu diketahui M. Arief terkonfirmasi positif Covid-19," jelas Junas.

Protokol kesehatan ketat yang menjadi pedoman pelaksanaan Kompetisi IBL Tokopedia 2022 membuat tim Satria Muda harus menjalani lima kali tes PCR sebelum berlaga pada seri kedua di C'Tra Arena Bandung.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 : Pelatih Timnas Indonesia Nyatakan Timnya Diuntungkan dengan Jadwal

Sepakbola
| Jum'at, 30 September 2022, 19:27 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement