Audisi PB Djarum Disoal, KPAI Bantah Dapat Dana dari Bloomberg Initiative

Peserta Audisi PB Djarum. - Ist/ Dok PB Djarum
10 September 2019 13:07 WIB Newswire Olahraga Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) KPAI Susanto membantah adanya kucuran dana yang diterimanya dari Bloomberg Initiative (BI).

Susanto juga menegaskan bahwa apa yang dikerjakannya selama ini murni menjalani mandat Undang-Undang tentang Perlindungan Anak.

"Itu tidak benar," kata Susanto dikutip dari Suara.com, Selasa (10/9/2019).

Susanto juga kembali menegaskan bahwa KPAI tidak pernah menerima dana dari siapapun. Terkait dengan keputusan KPAI yang menilai audisi umum PB Djarum sebagai eksploitasi anak, Susanto menekankan bahwa pihaknya menjalankan tugas agar apa yang diamanatkan dalam undang-undang pun bisa diterapkan.

"Perlu kami sampaikan bahwa KPAI tidak pernah menerima dana serupiah pun," ujarnya.

"Apa yang dilakukan KPAI murni melaksanakan tugas dan agar UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012 dipatuhi semua pihak," tandasnya.

Sebelumnya, pegiat media sosial, Dede Budhyarto, ikut menyinggung soal Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang mengklaim adanya eksploitasi anak di balik audisi PB Djarum.

Melalui akun Twitternya, Dede malah mempertanyakan soal isu kucuran dana yang diperoleh KPAI dari Bloomberg Initiative (BI).

Dede secara langsung bertanya kepada akun Twitter resmi milik KPAI terkait hal tersebut. Sembari bertanya, Dede mengunggah sebuah foto yang menunjukkan aliran dana ke KPAI dengan nominal yang disebutkan.

Aliran dana itu disebut-sebut berasal dari Bloomberg Initiative dan dipublikasikan oleh Lentera Anak Indonesia.

"Apakah betul lembaga @KPAI_official kebagian Rp 10.584.425.691 seperti @lenteraanak_ ?" kata Dede melalui akun Twitternya @kangdede78, Minggu (8/9/2019).

Sumber : Suara.com